Iklim dan energi dalam Rencana Lima Tahun ke-14 China — sinyalnya sejauh ini

Iklim dan energi dalam Rencana Lima Tahun ke-14 China — sinyalnya sejauh ini

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Pandangan dalam Proposal untuk emisi karbon dan konservasi ekologi harus dipahami dalam konteks ini, dari lintasan ekonomi China. Mereka menetapkan bahwa pada tahun 2035, “Emisi karbon China secara bertahap akan menurun dalam keadaan stabil setelah menyentuh puncaknya, dan akan ada perbaikan ekologi dan lingkungan yang mendasar”.

Kata-kata mengenai pertumbuhan ekonomi dan emisi karbon ini menetapkan batas-batas target iklim dan energi untuk periode kelak, dan khususnya untuk FYP ke- 14. Kebutuhan akan PDB yang lebih tinggi berarti dalam 15 tarikh ke depan akan terus tersedia dorongan yang kuat untuk pembangunan dan pertumbuhan yang lebih berisi dan efisien. Sementara itu, rumusan “stabil dan menurun” menunjukkan bahwa diperkirakan tidak ada penurunan mendadak dalam emisi karbon pasca ujung.

Hal tersebut tercermin dalam penelitian yang belum lama diterbitkan oleh Institut Perubahan Kondisi dan Pembangunan Berkelanjutan Universitas Tsinghua. Dalam peta jalan yang direkomendasikan studi untuk netralitas karbon 2060, konsumsi energi akan mencapai puncaknya lima tahun kemudian daripada emisi karbon, pada tahun 2035, serta baru kemudian penurunan emisi yang lebih curam akan dimulai, mengarah emisi nol secara relatif lekas.

Oleh karena itu, tahun 2035 adalah saat yang menentukan emisi China. Peristiwa ini dikonfirmasi oleh Proposal, yang mengamanatkan bahwa target FYP ke- 14 harus " berlabuh" pada arah jangka panjang 2035.

Target iklim dan energi FYP ke- 14

Meskipun Proposal hanya secara singkat dan kualitatif menyentuh perubahan kondisi, namun mereka meletakkan dasar politik yang penting untuk target iklim dan energi FYP ke- 14. Menghiraukan khusus akan diberikan pada bahan yang mengikat pada intensitas karbon, proporsi bahan bakar non-fosil dalam bauran energi primer, dan kapasitas tenaga batu bara, baik dalam garis besar FYP ke- 14 dengan umum dan rencana yang bertambah spesifik. Target tersebut akan berdampak besar pada upaya rendah karbon dan pengurangan emisi selama lima tahun mendatang.

Target mengikat telah ditetapkan dalam proporsi sumber non-fosil dalam bauran energi sejak FYP ke- 12 (2011-2015). Selama satu dekade, ukuran itu telah meningkat dari 8, 3 persen pada 2010 menjadi 16 persen tahun ini. Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional China, dengan dibuat berdasarkan Perjanjian Paris, menetapkan target tahun 2020 dan 2030 masing-masing sebesar 15 persen dan 20 persen.

Karenanya, media telah menyatakan kalau FYP ke- 14 akan menargetkan sekitar 18 persen. Tetapi dengan janji netralitas karbon baru China, dengan umum diharapkan China akan menyesuaikan target sejalan dengan komitmennya belum lama, memacu pertumbuhan lebih lanjut dalam tenaga angin dan surya dengan target yang lebih tinggi untuk proporsi energi terbarukan dalam bauran energi.

Mengomentari pertumbuhan energi bahan bakar fosil di masa depan, terutama tekak bara, selama diskusi tentang FYP ke- 14, departemen iklim MEE menunjukkan China akan mengambil tindakan yang lebih kuat pada konsumsi pelajaran bakar fosil, dengan kontrol sendat pada batu bara dan pemisahan perluasan tenaga batu bara. Masih harus dilihat apakah kapasitas tenaga batu bara selama FYP ke- 14 akan lebih besar dari pemisah 1. 100 GW yang ditetapkan oleh FYP ke- 13 untuk pengembangan energi.

Menindaklanjuti komitmen China pada netralitas karbon, MEE telah mengatakan FYP ke -14 untuk memerangi perubahan iklim pantas dikerjakan. Ini akan menjadi dasar tingkat nasional pertama yang khusus untuk perubahan iklim, dan dalam samping pengetatan target intensitas karbon yang hampir pasti, para lihai menyarankannya juga harus menambahkan batasan karbon untuk sektor tenaga serta target pengurangan untuk gas vila kaca non-CO2.

Komitmen pada netralitas karbon telah menghasilkan seruan yang lebih berlelah-lelah untuk pembatasan emisi karbon pada seluruh ekonomi dalam FYP ke- 14. Studi Universitas Tsinghua yang disebutkan di atas menyarankan pembatasan 10, 5 miliar ton pada tarikh 2025. Emisi pada tahun 2020 diharapkan menjadi 10, 33 miliar ton.

Tidak seperti kebanyakan negara yang sudah berkomitmen untuk netralitas karbon, ekonomi China masih tumbuh pesat, serta pertumbuhan tersebut belum terlepas dari emisi karbon. Namun, berpindah dari puncak ke nol emisi mau membutuhkan waktu sekitar 30 tarikh lebih singkat bagi China daripada negara-negara yang sudah maju. Tugas untuk memutuskan bagaimana memastikan emisi mulai turun secepat mungkin terakhir saja dimulai.

Artikel tersebut pertama kali diterbitkan di China Dialogue di bawah lisensi Creative Commons .